Video Viral Ustaz Nasihin Dibegal di Lampung Rekayasa Demi Konten

Video Viral Ustaz Nasihin Dibegal di Lampung Rekayasa Demi Konten
Lampung - iNews

LAMPUNG, SENAYANPOST.com - Video viral Ustaz Nasihin (30) yang dibegal di wilayah Lampung rupanya hanya rekayasa. Bak main sinetron, warga Bandarjaya, Lampung Tengah ini, merekayasa adegan pembegalan itu demi kejar tayang alias meraup penonton.

Atas video itu, ustaz bernama lengkap M Nasihin tersebut dipanggil Polda Lampung dan meminta maaf atas konten yang telah dibuatnya mengundang reaksi dari netizen dan masyarakat. 

Direktur Ditkrimum Polda Lampung, AKBP Reynold Hutagalung mengatakan, pemanggilan terhadap konten kreator tersebut untuk mengklarifikasi dan memverifikasi videonya yang menghebohkan itu sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan peristiwa pembegalan seperti yang ditayangkan video tersebut tidak benar adanya. Pihaknya menyayangkan video rekayasa itu dibuat untuk kepentingan konten di YouTube.

"Kita menyayangkan video rekayasa itu karena bisa membuat citra Lampung sebagai daerah yang tidak aman," kata Reynold kepada awak media di Mapolda Lampung, Selasa (26/10/2021).

Baca Juga

Sementara itu sebelumnya, Ustaz Nasihin meminta maaf kepada seluruh masyarakat Lampung atas beredarnya video mengenai pembegalan yang dia alami. 

“Di sini saya M Nasihin, saya mengucapkan maaf sebesar-besarnya untuk warga Lampung yang menonton channel ini beranggapan nama Lampung sifatnya mencemarkan, saya mohon maaf. Channel ini dibuat tujuannya untuk mengedukasi kepada masyarakat, bisa untuk hiburan,” katanya, Senin (25/10/2021).

Dia menyebut, semua konten yang dibuat mengenai begal di di akun YouTube miliknya berjudul "Perjalanan di Lampung Ustads Nashin Kena Begal" itu hanya settingan belaka.

“Itu cerita dibuat sendiri. Itu lebih ke film. Suatu cerita yang direncanakan,” ujarnya.
 
Sejak ditayangkan, video yang diunggah pada 13 Oktober 2021 ini sedikitnya telah ditonton sebanyak 234.621.000 kali. Dalam video tersebut, Nashin yang sedang menumpang mobil dihadang sekelompok orang yang mengenakan penutup muka.

Komplotan yang berjumlah empat orang tersebut lalu meminta uang dan barang milik Nashin secara paksa. Namun Nashin melawan hingga terjadi perkelahian dan lawannya dibuat tak berkutik.