UMP Jabar 2019 Jadi Rp1,6 Juta

UMP Jabar 2019 Jadi Rp1,6 Juta

BANDUNG, SENAYANPOST.com – Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Barat (Jabar) tahun 2019 naik 8,03 persen dari Rp1.544.360,67 pada 2018 menjadi sekitar Rp1.668.372,108.

“Penetapan kenaikan UMP akan diumumkan pada 1 November 2018,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar, Ferry Sofwan Ari, di Bandung, Selasa (23/10/2018).

Ia menambahkan, sesuai surat Menaker tanggal 5 Oktober, ditetapkan bahwa kenaikan upah 2019 baik UMP dan UMK berdasarkan angka inflasi dan pertumbuhan domestik bruto sebesar 8,03 persen.

Karena itu, lanjutnya, pihaknya akan segera membahas bersama dewan pengupahan terkait kenaikan UMP tersebut sehingga pada pekan ini Dewan Pengupahan Provinsi akan melakukan pembahasan berkaitan UMP.

“Kemudian setelah itu diajukan ke gubernur dan gubernur akan menetapkan melalui keputusan gubernur,” katanya.

Ia mengatakan, kenaikan UMP 8,03 persen ini merupakan hasil penghitungan di tingkat pusat oleh BPS secara nasional.

Dari hasil hitungan tersebut Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi kemudian mengeluarkan surat edaran agar keputusan itu bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Jadi angka 8,03 persen itu dihitung BPS secara nasional. Sehingga Menaker menyampaikan lagi kepada seluruh gubernur se-Indonesia berkaitan angka inflasi dan PDB,” kata Ferry.

Ia mengatakan kenaikan UMP tahun 2019 juga tetap mengacu pada PP 78/2015 tentang pengupahan dan kenaikan 8,03 persen tersebut diberlakukan secara nasional.

Lebih lanjut ia mengatakan untuk Upah Minimum Kabupaten dan Kota, katanya, akan diumumkan paling lambat 21 November 2018.

Saat ini pihaknya masih menunggu pengajuan dari masing-masing kabupaten dan kota terkait kenaikan upah minimum. (MU)