Tarif PPn Bakal Naik Tahun Depan, Apa Dampaknya ke Harga Mobil?

Tarif PPn Bakal Naik Tahun Depan, Apa Dampaknya ke Harga Mobil?
Mobil

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) akan naik dari 10 persen, menjadi 11 persen mulai 1 April 2022. Ini bikin harga mobil bisa semakin mahal.

Ini mengacu draf RUU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), yang telah disetujui oleh DPR RI dan segera disahkan dalam Rapat Paripurna mendatang untuk menjadi UU HPP.

Pada industri otomotif, ini bisa mempengaruhi harga jual mobil menjadi semakin mahal. Belum lagi ditambah tarif PPnBM baru berdasarkan PP 73 tahun 2019.

Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandy mengiyakan, kenaikan tarif PPN bisa berdampak pada harga mobil. Namun terkait efeknya, dirinya tak mau berkomentar.

"PPN naik, tentu akan berdampak ke harga mobil. Studi pasar, faktornya banyak, ya, perlu dipelajari lebih mendalam," tuturnya kepada kumparan.

Baca Juga

Dampak ke industri otomotif

Merespons kebijakan tersebut, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra, menyebut ini bisa berefek negatif khususnya di industri otomotif.

"Setiap kenaikan harga pasti ada efek negatif, baik sedikit atau banyak. PPN termasuk besar ya untuk harga mobil," ucapnya.

Ketika ditanyakan apakah sudah ada diskusi dengan pemerintah, ataupun ikut dilibatkan dalam penyusunan ini, Amelia menyerahkan ke Gaikindo.

"Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, sebagai institusi yang melakukan diskusi," tutur Amelia.

Langsung menghubungi Ketua I Gaikindo yang membidangi pengembangan pasar Jongkie D Sugiarto, dirinya masih belum mau berkomentar terkait ini.

"Kita tunggu beberapa bulan ke depan dulu, ya, saat ini belum bisa komentar," katanya.