Soal Ujian Siswa SD di Sukabumi Bikin Heboh, Bahas Ganja-Alat Kelamin

Soal Ujian Siswa SD di Sukabumi Bikin Heboh, Bahas Ganja-Alat Kelamin
Soal ujian SD di Sukabumi .yang bahas ganja hingga alat kelamin (Foto/Istimewa)

SUKABUMI, SENAYANPOST.com - Soal ujian Penilaian Akhir Semester II (PAT) bagi Siswa kelas V Sekolah Dasar (SD) di Sukabumi menggegerkan. 

Sebab ada beberapa pertanyaan yang konteksnya belum layak dikonsumsi oleh anak usia SD.

Hal itu sebagaiman disorot Anggota DPRD Kota Sukabumi Melan Maulana.

Melan menyebut soal itu ia temukan di beberapa SD di wilayah Kota Sukabumi, ia juga mengaku banyak mendapat laporan dan informasi soal materi ujian tersebut. Diketahui soal ujian itu keluar di materi pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK).

"Beberapa SD di Kota Sukabumi, kalau SD tempat anak saya sekolah diubah, soal nomor 21 sampai 30 nya bagus itu. Soal langsung diubah setelah dibaca dulu sama guru PJOK . Dia langsung ubah karena ketelitian dari guru-guru di sekolah tempat anak saya sekolah itu," kata Melan dikutip detikcom, Kamis (10/6/2021).

Menurut Melan, ada poin pertanyaan soal yang isinya dianggap tidak patut disampaikan kepada siswa usia V SD. Terlebih ada kata alat reproduksi, alat kelamin, ganja dan rokok.

"Karena di situ dipertanyakan soal yang isinya yang menurut saya belum cocok untuk di sampaikan kepada siswa usia kelas 5 SD, apalagi sudah ada kata alat reproduksi, ada kata alat kelamin ada ganja dan tentang rokok. Ini jadi pertanyaan kenapa ada soal seperti ini, ini yang mengeluarkan Disdikbud Kota sukabumi, kalau teman-teman di disdik membuat soal ini saya ingin pertanyakan juga arahnya kemana," ungkap Melan.

Melan juga mengatakan, seandainya memang soal semacam itu menurut tim perumus tidak bermasalah namun menurut pandangan dirinya sebagai anggota DPRD dan orang tua muri materi dalam ujian itu merupakan sebuah "kelengahan moral".

"Kalau menurit tim perumus soal itu tidak apa-apa menurut pandangan kami saya dan orang tua murid bahkan kebanyakan masyarakat Sukabumi ya walaupun kota tapi adat ketimurannya masih tetap kental. Saya pikir itu sebuah kelengahan moral, kalau menurut mereka itu sah-sah saja menurut kami tidak," tegas Melan.

Foto soal ujian Penilaian Akhir Semester II (PAT) bagi Siswa kelas V Sekolah Dasar (SD) itu juga tersebar di aplikasi perpesanan. Pada bagian atas lembaran soal, terdapat kop surat Pemerintah Kota Sukabumi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Soal dengan pertanyaan seputar alat kelamin ada di nomor 21 sampai 24 sementara soal rokok dan narkoba ada di nomor 25 sampai 30. Salah satunya nomor 26 berisikan kalimat pertanyaan 'Yang bukan termasuk zat berbahaya dalam rokok adalah" A. Nikotin, B. Tar, C. Karbon Monoksida dan D. Ganja.

Tanggapan Disdikbud Kota Sukabumi

Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Yemmy Yohani mengatakan pihaknya masih melakukan konfirmasi ke sejumlah sekolah terkait munculnya soal tersebut. Namun menurutnya dari beberapa sekolah dalam hal ini guru PJOK tidak ada yang mengakui telah membuat soal itu.

"Yang membuat (soal) otonomi sekolah, setelah kita konfirmasi tadi terakhir kita diskusi tidak ada yang mengakui itu," kata Yemmy.

Yemmy mengaku sudah mendapatkan informasi soal materi ujian yang dipersoalkan tersebut. Pihaknya akan mencoba berkomunikasi dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) di seluruh kecamatan di Kota Sukabumi.

"Kita belum on the track baru tahu dari wartawan yang datang ke kantor kemudian kita mengumpulkan teman-teman dari guru olahraga. Jadi belum sampai ke lapangan, tetapi tindakan kita sekarang kita akan mengumpulkan dari K3S dari Kecamatan Warudoyong sudah clear tidak mengakui, dari Cikole juga sudah clear tidak mengakui terus dari Cibereum tidak ada. Nah saat ini menunggu 4 kecamatan lagi, yang 3 sudah dikumpulkan ada perwakilannya. Sekarang menunggu 4 kecamatan lagi, setelah mengumpulkan misalnya tidak membuat, kita pertanyakan lagi (soal) ini dari mana datangnya," beber Yemmy.