Sikapi Kematian Angel, PKPI Kutuk Kebiadaban Militer Myanmar

Sikapi Kematian Angel, PKPI Kutuk Kebiadaban Militer Myanmar
Ketum PKPI DIaz Hendropriyono dan Sekjen PKPI Keke Takudaeng Parawansa

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Sekjen DPN Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Keke Takudaeng Parawansa mengutuk kekerasan yang dilancarkan militer Myanmar beberapa hari ini, hingga menelan jiwa gadis belia Deng Jia Xi atau Angel. Menurutnya, kematian Angel menandai hilangnya rasa kemanusiaan dan matinya demokrasi di negeri itu.

"Kami berharap pemerintah, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri RI, dapat mendesak pemerintah Myanmar agar menghentikan kekerasan dan kebrutalan terhadap warga sipil," ujar Keke di Jakarta, Sabtu (6/3/2021).

Keke mengungkapkan, kematian Angel menggugah perempuan Indonesia dan perempuan di berbagai belahan dunia, karena itu sebagai perempuan pejuang di medan politik, ia terpanggil untuk mengecam dan memprotes aksi kekerasan militer Myanmar yang tidak tidak memenuhi hak warganya untuk hidup damai dan dilindungi oleh negara.

"Gadis ini sungguh luhur hatinya. Sampai-sampai berniat mendonorkan organ tubuhnya untuk orang-orang yang membutuhkan. Betapa mulia hatinya dan menginspirasi kita semua," tutur Keke.

Keke menambahkan, peristiwa di Myanmar menjadi pelajaran bagi bangsa Indonesia, betapa penting menjaga persatuan dan kesatuan. Sebagai partai yang menjunjung tinggi keadilan dan persatuan, PKPI mengimbau seluruh kader dari Sabang sampai Merauke dan yang bertugas di luar negeri untuk menjaga keutuhan NKRI, lewat sikap tolerasi, saling hormat menghormati dan gotong royong.

"Selain itu, yang tak kalah pentingnya, tuntun dan kawal pemuda penerus kepemimpinan nasional dengan memberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi politik, tentunya tetap dalam koridor falsafah negara Pancasila. Indonesia adalah rumah kita yang harus kita jaga bersama," imbuh Keke.