Serangan Bom Bunuh Diri, 4 Pria Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup

Serangan Bom Bunuh Diri, 4 Pria Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup
Ilustrasi

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Pengadilan Turki pada hari Selasa (6/4/2021) waktu setempat menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup pada empat pria atas serangan bom bunuh diri tahun 2016 di jantung kota Istanbul. Sebanyak 12 turis Jerman tewas dalam serangan yang disalahkan pada kelompok ISIS tersebut.

Ledakan itu menghancurkan alun-alun Sultanahmet, Istanbul yang bersejarah pada Januari 2016 - di dekat Masjid Biru dan Hagia Sophia yang ikonik, di antara lokasi wisata yang paling banyak dikunjungi di dunia.

Pemerintah Turki menyalahkan serangan yang juga melukai 16 orang lainnya itu pada kelompok ISIS. Namun, kelompok radikal itu tidak pernah mengaku bertanggung jawab dan para terdakwa membantah keterlibatan mereka.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (7/4/2021), pengadilan di Istanbul menghukum empat tersangka - yang kewarganegaraannya tidak disebutkan - dengan hukuman penjara seumur hidup. Pengadilan menyatakan serangan itu mewakili "upaya untuk menggulingkan tatanan konstitusional dengan kekerasan," demikian dilaporkan kantor berita swasta DHA.

Menurut kantor berita tersebut, masing-masing terdakwa juga dijatuhi hukuman 328 tahun empat bulan penjara karena pembunuhan berencana. Disebutkan bahwa sebanyak 18 tersangka lainnya dibebaskan.

Sebelumnya pada tahun 2018, hakim Turki menghukum tiga warga Suriah dengan hukuman penjara seumur hidup karena keterlibatan mereka dalam pemboman tersebut. Namun, pengadilan banding membatalkan putusan itu karena beberapa alasan, termasuk hukuman yang dianggap terlalu ringan.

Turki diguncang oleh serentetan serangan pada tahun 2016 yang dilakukan oleh ISIS dan militan Kurdi.