Saudi Larang Warganya Berobat ke Kanada

Saudi Larang Warganya Berobat ke Kanada

RIYADH, SENAYANPOST.com – Hubungan Arab Saudi dan Kanada masih memanas. Saudi disebut kembali mewanti-wanti warganya agar jangan lagi dekat-dekat dengan Kanada.

Al Jazeera memberitakan Selasa (7/8), pemerintah Saudi menerbitkan larangan bagi warganya untuk mendapat pengobatan di Kanada.

Selain itu, Riyadh juga menyatakan tengah berkoordinasi untuk memindahkan warganya yang sudah jadi pasien untuk menerima perawatan di luar Kanada.

Ketegangan itu membuat Amerika Serikat (AS) angkat bicara melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri, Heather Nauert.

“Kedua belah pihak perlu untuk duduk semeja, dan menyelesaikan masalah diplomatik sesegera mungkin. Kami tentu tak bisa melakukannya,” kata Nauert.

Dia melanjutkan, Washington sangat memperhatikan dua negara, dan menegaskan sangat mengakui dan menghargai kebebasan individu.

Saudi memutuskan hubungan diplomatik setelah gusar dengan Ottawa yang meminta sejumlah aktivis penegakan HAM yang ditahan dibebaskan.

Salah satu yang ditangkap aparat keamanan Arab Saudi adalah aktivis kesetaraan gender peraih penghargaan internasional, Samar Badawi.

Samar merupakan adik dari Raif Badawi, aktivis HAM yang dipenjara 10 tahun pada 2014 dengan dakwaan melakukan penghinaan terhadap Islam.

Setelah mengusir Duta Besar Dennis Horak, Saudi juga membekukan semua aktivitas perdagangan dan investasi, dan menangguhkan penerbangan ke Toronto.

Bukan hanya itu. Mereka juga mencabut 16.000 beasiswa bagi warga yang belajar di Kanada, serta menyuruh mereka untuk segera pulang.

“Kanada bakal selalu berdiri tegak dalam memperjuangkan penegakan HAM di negeri kami maupun seluruh dunia,” kata Menlu Chrystia Freeland. (WW)