Satu-satunya di RI, Ini Daerah yang Terapkan PPKM Level 1

Satu-satunya di RI, Ini Daerah yang Terapkan PPKM Level 1
Covid-19

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ada daerah yang sudah masuk PPKM level 1.

Daerah mana itu?

Juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan update data wilayah yang menerapkan PPKM dapat dilihat di sini. Lalu daerah mana yang satu-satunya di Indonesia menerapkan PPKM level 1?

"Daerah tersebut adalah Kabupaten Dogiyai, Papua. Mohon tetap meng-update datanya dari situs resmi pemerintah," kata Wiku saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (1/9/2021).

Sementara itu, dilihat di situs covid19.go.id, terlihat wilayah Pegunungan Arfak di Papua Barat terlihat masuk ke dalam zona hijau. Pegunungan Arfak juga menjadi satu-satunya wilayah yang masuk ke zona hijau di Indonesia.

Wiku menjelaskan warna hijau pada peta zonasi risiko bukan menjelaskan soal tingkatan penerapan PPKM di sebuah wilayah.

"Implementasi PPKM per kabupaten/kota saat ini menggunakan sistem leveling. Sedangkan zonasi risiko kabupaten/kota digunakan sebagai indikator sektor khusus di daerah level 2 dan 1 serta zona risiko RT untuk penanganan di hulu," jelas Wiku.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengumumkan kabar baik mengenai perbaikan level PPKM di Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali. Ada daerah yang ternyata sudah masuk level 1.

Dalam konferensi pers virtual, Senin (30/8), Jokowi mengumumkan Malang Raya dan Solo Raya turun ke PPKM level 3. Kabar baiknya, yakni Semarang Raya yang menjadi level 2.

Perpanjangan PPKM Jogja Sampai Kapan, Simak Penjelasannya

Rinci data PPKM level di Jawa-Bali terbaru:
- Level 4 dari 51 kabupaten kota menjadi 25 kabupaten/kota
- Level 3 dari 67 kabupaten kota menjadi 76 kabupaten/kota
- Level 2 dari 10 kabupaten kota menjadi 27 kabupaten/kota

Presiden Jokowi juga mengumumkan data PPKM level di luar Jawa-Bali. Salah satunya 1 daerah yang menerapkan PPKM level 1.

"Untuk wilayah di luar Jawa-Bali juga terjadi perbaikan," kata Jokowi sembari memerinci level 4 dari 7 provinsi menjadi 4 provinsi, level 4 dari 104 kabupaten/kota menjadi 85 kabupaten kota; level 3 dari 234 kabupaten kota menjadi 232 kabupaten/kota; dan level 2 dari 48 kabupaten kota menjadi 68 kabupaten/kota.

"Kemudian level 1 dari tidak ada kabupaten menjadi 1 kabupaten/kota," kata Jokowi.