Renovasi GBK Telan Rp2,03 T, Sri Mulyani Minta Aset Negara Dijaga 

Renovasi GBK Telan Rp2,03 T, Sri Mulyani Minta Aset Negara Dijaga 
Pesta kembang api memenuhi Stadion Gelora Bung Karno dalam pembukaan Asian Games 2018, Sabtu (18/8/2018). (REUTERS)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, Stadion Gelora Bung Karno atau GBK selain kawasan olahraga terbesar di Indonesia juga merupakan aset negara. 

“Gelora bermakna semangat membara yang membangkitkan bangsa untuk menunjukkan kehebatannya pada dunia. Sampai kapan pun, tak kunjung padam,” katanya melalui akun Instagram, Sabtu (6/3/2021). 

Dia mengatakan, pembangunan GBK diprakarsai oleh Presiden Soekarno saat Jakarta terpilih menjadi tuan rumah Asian Games ke-4 pada tahun 1962. Itu baginya sebuah momentum yang sangat membanggakan Indonesia.

Setelah 56 tahun, Indonesia kembali terpilih menjadi tuan rumah Asian Games ke-18. Untuk memberikan performa terbaik, Kawasan GBK direnovasi.

“Seluruh renovasi Kawasan GBK menggunakan biaya APBN sebesar Rp2,03 triliun. Berbagai fasilitas diperbaiki dan GBK bertransformasi menjadi stadion olahraga dengan fasilitas terbaik di Asia,” jelasnya dikutip Bisnis. 

GBK, terang Sri, adalah aset negara yang memiliki tidak hanya nilai sejarah perjuangan, tapi selamanya akan menjadi api, energi yang menyalakan semangat juang bangsa dalam meraih cita-citanya.

“Mari jaga aset negara karena ini milik masyarakat Indonesia!” ucapnya.