Punya 21 Bayi di Usia Muda, Kristina Beberkan Penyebab Bisa Miliki Banyak Anak

Punya 21 Bayi di Usia Muda, Kristina Beberkan Penyebab Bisa Miliki Banyak Anak
Kristina Ozturk (24), memiliki 21 bayi dan mempekerjakan 16 babysitter

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Diusianya yang baru 21 tahun, Kristina Ozturk sudah memiliki 21 bayi.

Untuk mengurus 21 bayi itu bukan perkara mudah sehingga dia mempekerjakan 16 babysitter alias pengasuh anak.

Dikutip Tribunnews dari New York Post, Senin (25/10/2021), Kristina tinggal di Batumi, Georgia, Amerika Serikat (AS).

Dia memiliki suami bernama Galip Ozturk (57) yang merupakan seorang pengusaha kaya,

Dalam setahun, keluarga tersebut mengeluarkan uang senilai 96.000 dollar AS (Rp 1,3 miliar) untuk menggaji ke-16 pengasuh.

Para babysitter tinggal di rumah dan bekerja sepanjang waktu merawat anak-anak Kristina dan Galip.

Sebelum menikah, Kristina memiliki seorang anak bernama Victoria (6).

Sedangkan Galip memiliki sembilan anak sebelumnya.

Pasangan suami istri (pasutri) tersebut tinggal seatap dengan 21 bayi mereka bersama dengan Victoria dan seorang anak Galip.

New York Post melaporkan, Kristina bersikeras bahwa dia adalah ibu yang aktif.

“Saya bersama anak-anak sepanjang waktu, melakukan semua hal sebagaimana yang dilakukan seorang ibu,” kata Kristina kepada Fabulous.

Dia menambahkan, setiap hari dia memiliki cerita yang berbeda karena banyaknya bayi yang harus dia rawat.

“Saya dapat memberitahu Anda satu hal, hari-hari saya tidak pernah membosankan,” sambung Kristina.

Selain menjadi seorang ibu, Kristina juga membagikan kesehariannya melalui Instagram dengan nama akun Batumi_mama.

Kini, dia memiliki sekitar 175.000 pengikut.

Selama hampir sepekan, anak-anak makan secara terpisah dengan orang tua mereka karena Galip selalu pulang sangat larut dari pekerjaannya.

“Di akhir pekan, kami makan bersama, menghabiskan waktu bersama sebanyak mungkin, itulah sebabnya Minggu adalah hari libur di Instagram,” tutur Kristina.

Pengasuh mereka bekerja dengan jadwal empat hari kerja dan dua hari libur. Semuanya tinggal di rumah dengan kamar tidur di dekat anak-anak.

Mereka juga memiliki dapur sendiri.

Di Instagram, Kristina ditanya apakah setiap babysitter mengasuh anak-anak tertentu.

Dia menjawab, tidak ada pengasuh yang bertanggung jawab atas beberapa anak. Setiap pekan, jadwal pengasuh selalu berubah.

“Kami memiliki ikatan khusus dengan setiap anak. Saya berharap setiap orang tua dapat menghabiskan seluruh waktu mereka bersama anak-anak mereka karena ini adalah hal terpenting dalam hidup,” imbuh Kristina.

Lalu bagaimana bisa ibu ini punya banyak anak dalam waktu cepat?

Rupanya, mereka menggunakan surrogate mothers atau Ibu Pengganti.

Sebagai infomasi, surrogate mother adalah metode meminjamkan rahim sebagai pengganti kehamilan.

Christina mengaku ia telah melahirkan sendiri anak pertamanya.

Sementara anak-anak lainnya dilahirkan melalui Ibu Pengganti.

“Saya melahirkan sendiri putri sulung saya, Vika, enam tahun lalu.

Anak-anak lainnya secara genetik adalah milik kami, dari saya dan suami, tetapi dikandung oleh Ibu Pengganti," ungkapnya.

Melalui media sosial mereka, pasangan jutawan itu mengungkapkan bahwa mereka sempat membahas untuk memiliki 105 anak.

Jumlah yang sangat besar, tetapi mereka mengakui bahwa angka itu mereka sebut secara acak.

Meski demikian, yang pasti, mereka berencana tidak akan berhenti pada angka 10.

“Saya tidak tahu berapa banyak mereka pada akhirnya, tapi kami pasti tidak berencana untuk berhenti pada 10,” kata ibu dari selusin bayi itu.

Andai kata pasangan ini benar-benar ingin mencapai tujuannya, pada usia 30 tahun, Christina harus memiliki 12 anak setiap tahun selama tujuh tahun ke depan.

"Kami hanya belum siap untuk berbicara tentang angka terakhir. Segala sesuatu ada waktunya," imbuh Christina Ozturk.

Siapkan Biaya Besar

Bagi warga Georgia, menggunakan Ibu Pengganti untuk kehamilan rupanya dilegalkan.

Adapun biaya untuk sekali menggunakan Ibu Pengganti adalah sebesar 8.000 euro, atau sekitar Rp 140 juta.

Jika mereka ingin benar-benar mewujudkan memiliki 100 anak, berarti biaya sebesar 800 ribu euro atau sekitar Rp 14 miliar harus disiapkan.

Dengan uang bukan masalah, pasangan itu dapat mewujudkan impian mereka untuk menciptakan keluarga terbesar di dunia.

Christina sebenarnya lahir di Moskow, Rusia.

Ia merupakan ibu tunggal sebelum akhirnya bertemu dengan sang suami, Galip, seorang pengusaha properti dan transportasi asal Turki.

Setelah 10 bayi dilahirkan sengan Ibu Pengganti, sejauh ini pasangan itu menjalani prosesnya seperti sebuah seni.

Konseling dan dokumen hukum sangat penting bagi para Ibu Pengganti, yang mengandung bayi yang secara genetik merupakan anak kandung Christina dan Galip.

“Klinik di Batumi memilih Ibu Pengganti untuk kami dan bertanggung jawab penuh untuk prosesnya,” jelas Christina.

Mereka secara pribadi tidak mengenal siapa Ibu Pengganti yang mengandung bayi pasangan ini.

"Kami secara pribadi tidak mengenal Ibu Pengganti dan tidak memiliki kontak langsung dengan mereka untuk menghindari masalah setelah kehamilan,” ungkap istri Galip.

Namun, Christina mengaku sebenarnya ingin ikut terlibat, dengan menyusun pola makan dan kebutuhan nutrisi untuk Ibu Pengganti yang hamil. (MU)