Polisi Tahan NID, Tersangka Penjual Blangko E-KTP

Polisi Tahan NID, Tersangka Penjual Blangko E-KTP

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Polda Metro Jaya menahan NID (27), lantaran telah menjual blangko KTP elektronik atau yang lebih dikenal dengan e-KTP secara online. Tersangka resmi ditahan mulai hari Ini, Selasa (11/12).

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, pihaknya menangkap NID pada Senin (10/12) dan resmi ditahan mulai hari ini, Selasa (11/12).

“Kemudian kemarin tanggal 10 Desember 2018 kita sudah menangkap pelakunya di Lampung Inisial NID” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (11/12).

NID sendiri diketahui merupakan anak dari pejabat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

“Jadi awalnya bahwa yang bersangkutan ini meminta mengambil blangko e-KTP tanpa izin dari orangtuanya kemudian dia browsing atau dia jual di media online,” jelas Argo.

Penyidik saat ini tengah mendalami terkait motif dari NID menjual blangko e-KTP secara online dan dijual dengan harga Rp50 ribu per eksemplar.

“Jadi dia sudah sempet menyebarkan 10 eksemplar dan diharga satunya Rp50 ribu dan sekarang masih ditangani penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya,” ujar Argo.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini NID sudah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. “(NID) dijerat dengan Undang-Undang ITE dan Administrasi Kependudukan,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Bahtiar membantah keras jika sistem pengamanan e-KTP telah jebol menyusul adanya praktik jual-beli blangko e-KTP di pasaran.

“Tidak benar ada pemberitaan yang mengatakan sistem pengamanan KTP elektronik jebol,” kata Bahtiar di Jakarta, Jumat (7/12).