Polda Metro Jaya: 23 Restoran Disegel karena Langgar Protokol Kesehatan

Polda Metro Jaya: 23 Restoran Disegel karena Langgar Protokol Kesehatan
Foto-indozone

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Sebanyak 23 restoran atau rumah makan ditutup  Satuan Tugas (Satgas) Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jakarta karena  melanggar protokol kesehatan dengan memperbolehkan pelanggannya makan di tempat (dine-in).

"Ada klaster di rumah makan yang kita sama-sama lakukan penindakan operasi yustisi, yakni ada 23 restoran atau rumah makan yang sudah kita tutup," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, di Mako Polda Metro Jaya, Rabu (16/9/2020).

Ia menambahkan, 23 restoran tersebut kedapatan melanggar melanggar protokol kesehatan dengan memperbolehkan pelanggannya makan di tempat saat Satgas PSBB melakukan inspeksi.

Restoran tersebut kemudian disegel oleh Satpol PP dengan didampingi oleh petugas TNI-Polri. Meski demikian Yusri belum memberikan data mengenai berapa lama durasi penyegelan tersebut atau terkait denda terhadap rumah makan tersebut.

"Kesalahannya adalah, sudah disampaikan di Pergub 88, kalau restoran atau rumah makan hanya bisa 'take away', tidak boleh makan di situ. Tapi kami temukan tadi 23 rumah makan yang disegel Satpol PP didampingi oleh tim karena sudah melanggar aturan yang diberlakukan," tambahnya.

Selain terhadap restoran Satgas PSBB juga menindak 9.734 pelanggaran protokol kesehatan dengan rincian teguran kepada 2971 pelanggar dan sanksi sosial kepada 6279 pelanggar.

Petugas juga mengenakan denda administrasi terhadap 484 dan diperoleh Rp88.660.500 yang kemudian disetorkan ke kas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.  (Jo)