Pionir Penerbang Perempuan Wally Funk Kini Jadi 'Pujaan Baru Amerika'

Pionir Penerbang Perempuan Wally Funk Kini Jadi 'Pujaan Baru Amerika'
Reaksi Wally Funk setelah dia terbang dengan tiga awaknya dalam penerbangan perdana Blue Origin ke tepi luar angkasa, di Van Horn , Texas, AS, 20 Juli 2021. (REUTERS)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Wally Funk menjadi orang tertua yang mencapai luar angkasa pada Selasa (20/7), sekitar 60 tahun setelah ia pertama kali menjalani pelatihan astronaut.

Funk merupakan salah satu -dari apa yang disebut Mercury 13- sekelompok perempuan yang dilatih untuk menjadi astronaut NASA pada 1960-an, tetapi akhirnya dibatalkan karena isu jenis kelaminnya.

Pada Selasa (20/7), Funk yang berusia 82 tahun, menjadi salah satu dari tiga penumpang yang mendampingi Jeff Bezos di roket New Shepard, yang melakukan penerbangan bersejarah ke antariksa. New Shepard dimilik oleh Blue Origin, perusahaan milik Bezos.

"Saya sudah menunggu lama," kata Funk sesudahnya. "Saya ingin pergi lagi - cepat."

Penerbangannya itu menarik generasi baru pengagum Funk di media sosial, dan seterusnya.

"Wally Funk sekarang ada dalam daftar orang yang paling ingin saya temui di negara ini. Dia adalah pujaan baru Amerika," kata juru bicara Gedung Putih Jen Psaki dilansir VOA Indonesia.