Pembangunan Masjid Rancangan Ridwan Kamil di Gaza Dimulai

Pembangunan Masjid Rancangan Ridwan Kamil di Gaza Dimulai
Desain Masjid di Jalur Gaza rancangan Ridwan Kamil

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Kawasan Jalur Gaza, Palestina, akan segera memiliki masjid baru, Masjid Syaikh Ajilin.  

Masjid yang desainnya dirancang secara khusus oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tersebut memasuki tahap peletakan batu pertama. 

Direktur Aman Palestin Indonesia Miftahudin Kamil mengatakan pembangunan masjid yang ditargetkan tuntas dalam 14 bulan ke depan tersebut menjadi oase bagi warga Muslim Gaza khususnya di Kampung Syaikh Ajilin. 

Masjid megah di tepi pantai ini hancur ketika Israel melakukan serangan ke Gaza pada 2014 lalu. 

Akibat serangan tersebut, ribuan jamaah sampai hari ini harus beribadah dengan kondisi mengkhawatirkan terutama saat salat Subuh dan Isya. 

“Bayangkan sekarang tenda darurat itu tak bisa menampung jumlah yang sangat besar. Akhirnya mereka salat di pasir pantai di bawah terik matahari, tak jarang diguyur hujan,” katanya dalam prosesi peletakan batu pertama pembangunan masjid Syaikh Ajilin di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (7/4/2021). 
Menurut Miftahun proses ibadah warga di sana makin berat terutama ketika musim panas tiba. 

Berangkat dari kondisi tersebut pihak Aman Palestin Indonesia menggalang donasi dan meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merancang khusus dibangunnya kembali masjid yang berdiri 1957 tersebut. 

Miftahun memastikan masjid ini akan menjadi kebanggan Bangsa Indonesia mengingat warga Gaza akan kembali beribadah dengan nyaman.  

Di tempat yang sama, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak warga Jawa Barat dan Indonesia mewujudkan harapan warga Gaza bisa beribadah kembali dengan nyaman lewat pembangunan Masjid Syaikh Ajilin. 

Menurut Ridwan Kamil dari kebutuhan biaya pembangunan Rp20 miliar, baru terkumpul sebanyak 30 persen. 

“Karena itu saya titip atas nama kemanusian dan ukhuwah Islamiyah kita bantu sedekah infak langsung dan digital untuk menggenapkan kemuliaan seluruh pembangunan ini,” ujarnya dikutip Bisnis. 

Ridwan Kamil juga berencana mengajak perusahaan dan pengusaha yang memiliki kelebihan harta untuk turun tangan. Menurutnya masjid ini akan menguatkan hubungan emosional warga Palestina dengan Indonesia.  

Terlebih saat ini warga di sana mengalami kesulitan dan ketidaknyamanan menjalani ibadah. 

“Karena tidak ada tempat, jadi sebelum saya desain, salatnya di tenda kawinan saking daruratnya, kena hujan, kena angin, tapi mereka tetap salat berjamaah. Mudah-mudahan peristiwa bersejarah ini menguatkan kebaikan kita, tidak ada batas politik,” katanya.