Miras Oplosan Renggut 3 Nyawa, Kapolsek Menganti Gresik Bakal Dicopot

Miras Oplosan Renggut 3 Nyawa, Kapolsek Menganti Gresik Bakal Dicopot

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Kasus minumas keras (miras) oplosan yang terjadi di Desa Hulaan, Menganti, Gresik, tidak hanya berujung pada puluhan pemuda yang menjadi korban.

Namun, juga bakal berimbas pada pencopotan pejabat kepolisian setempat karena dinilai lemah pengawasan. Apalagi, pesta miras itu berlangsung selama dua hari, yaitu sejak tanggal 17 sampai 18 Agustus.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, akibat kejadian itu kepala sektor kepolisian setempat, yang dalam hal ini adalah Polsek Menganti, akan diganti atau dipindahkan tugaskan.

Dengan alasan, Kapolsek dianggap lalai dan tidak mengawasi.

“Mulai 17 sampai 18 kok tidak diketahui. Kapolsek akan diganti karena tidak mengawasi,” kata Barung, Senin (20/8/2018).

Sebelumnya, puluhan pemuda dilarikan ke rumah sakit karena merasa mual, hingga penglihatannya kabur, pasca mengonsumsi miras oplosan. Sampai saat ini, sudah ada 33 pasien yang diterima oleh RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Tidak lama dari kejadian itu, tim gabungan Polda Jatim bersama Polres Gresik berhasil mengamankan satu orang pelaku, terkait kasus miras oplosan yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia dan puluhan orang dirawat di RSUD Dr Soetomo Surabaya. Pelaku berinisial PR (37) warga Genteng Surabaya, yang merupakan produsen atau pembuat miras oplosan. Pelaku diketahui mantan atlet nasional dan pernah terjerat narkoba. (JS)