Mega Heran Masih Dicap Komunis

Mega Heran Masih Dicap Komunis
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri resmi mendapat gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) dari Universitas Pertahanan (Unhan). (Foto/Istimewa)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri merasa heran kerap dicap sebagai orang komunis. Padahal, Megawati mengaku sudah lulus melewati Penelitian Khusus (Litsus).

Hal tersebut diucapkan Megawati saat menyampaikan orasi ilmiah pengukuhan gelar profesor kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Ilmu Pertahanan bidang Kepemimpinan Strategik dari Universitas Pertahanan (Unhan) RI yang disiarkan melalui YouTube Unhan Official, Jumat (11/6/2021).

Megawati, awal cerita ketika dirinya diundang oleh Presiden RRC Xi Jinping dalam acara HUT Partai Komunis China. Ia hadir untuk memberikan sambutan. Tetapi yang merebak justru isu liar kalau dirinya komunis.

"Saya kan selalu dibilang begitu kan. Sampai saya waktu jadi anggota DPR saja sudah distempel itu," kata Megawati.

Stempel komunis itu justru membuat Megawati bingung, karena ia saja bisa lolos litsus.

Litsus sendiri merupakan salah satu instrumen untuk menguji orang-orang yang bebas dari pengaruh PKI dan Komunis di era Orde Baru. Ia menyebut kalau dirinya lolos melewati litsus.

"Jadi saya bilang yang komunis, ya, yang orang litsus itu loh, tentara loh, ada kolonel dan tiga mayor kalau saya ndak salah, iya, kok saya lolos," ujarnya dikutip Suara.com.