Lucas Hernandez Bebas Kasus KDRT, Kudu Bayar Rp 6,6 Juta Per Hari

Lucas Hernandez Bebas Kasus KDRT, Kudu Bayar Rp 6,6 Juta Per Hari
AFP

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Kemenangan diperoleh Lucas Hernandez di Madrid kemarin (27/10/2021). Bukan di lapangan, melainkan di pengadilan.

Bek Bayern Muenchen dan timnas Prancis itu dinyatakan bebas dari ancaman penjara atas kasus KDRT (kekerasan dalam rumah tangga).

Kasus itu terjadi pada 2015. Lucas ditangkap karena menganiaya istrinya, Amelia Llorente. Kala itu, Amelia masih berstatus pacar.

Namun, sejak putusan pengadilan keluar pada 13 Juni 2017, Lucas tidak lagi melakukan KDRT.

Selain hubungan asmara mereka berlanjut ke jenjang serius alias menikah, kondisi sosial kakak kandung bek kiri AC Milan Theo Hernandez tersebut membaik.

Baca Juga

Faktor ekonomi disebut turut berpengaruh atas kasus yang membelit Lucas.

Karena itu, agak aneh ketika pengadilan lokal di Madrid memberikan ancaman masuk bui selama 6 bulan kepada Lucas pada 13 Oktober lalu.

Lucas pada akhirnya banding ke pengadilan regional Madrid dan dikabulkan kemarin.

”Banding atas penangguhan hukuman penjara yang diancamkan kepada Lucas telah dikabulkan. Itu dengan catatan Lucas tidak terlibat dalam tindak kriminal apa pun selama empat tahun ke depan,” begitu bunyi pernyataan resmi pengadilan regional Madrid seperti dilansir Diario AS.

Tidak cukup di situ, ternyata masih ada syarat tambahan bagi Lucas untuk bebas selain menjadi ”anak baik”. Yakni, membayar EUR 400 atau hampir Rp 6,6 juta per hari selama 240 hari.

”Hukuman (bayar) itu mungkin bukan masalah bagi Lucas dengan penghasilannya saat ini,”

”Tetapi, kasus Lucas membuat Bayern bakal mengawasi para pemain mereka di masa depan supaya nama baik klub tidak ikut tercoreng (seandainya ada kasus yang melibatkan pemain Bayern, Red),” tulis Bavarian Football Works mengutip sumber di internal klub.