Laknatullah Mereka yang Ajak Tolak Vaksin

Laknatullah Mereka yang Ajak Tolak Vaksin

Oleh: As'ad Said Ali

PEMERINTAH disibukkan lagi oleh meningkatnya ancaman covid 19 sebagai rentetan menguatkanya wabah virus diseluruh dunia. Kalau covid 19 semakin kuat, pemerintah akan menerapkan “pembatasan kegiatan sosial” untuk menghambatnya. Bahkan bisa juga menerapkan “lockdown“, tetapi ini adalah pilihan terakhir karena dampak ekonominya besar sekali.

Saya menaruh kepercayaan besar atas setiap langkah  yang dilakukan oleh pemerintah  dalam melindungi kesehatan seluruh masyarakat. Segenap keputusan yang diambil tentunya disertai alasan yang kuat, hasil dari suatu analisa yang konfrehensif.

Pandangan masyarakat seringkali goyah oleh tersebarnya informasi hoax yang sengaja dilemparkan di medsos. Sebagai contoh, ada info yang mengajak agar  jangan percaya terhadap vaksin yang kata si penyebar ditujukan membunuh umat manusia.

Sebaliknya, vaksin sesungguhnya dibuat untuk menjadi daya tangkal terhadap Covid 19. Untuk menjadi vaksin yang siap pakai, memerlukan proses laboratoris yang panjang. Bahkan vaksin hanya boleh dipakai kalau sudah mendapat izin dari  BPOM. 

Presiden Jokowi menyatakan pada  8 Januari 2021, sampai saat ini BPOM belum memberi izin, karena masih dalam proses penelitian. (Akhinya izin dari BPOM turun pada 11 Januari 2021, Red). Anehnya, sudah tersebar sejumlah info hoax yang mengajak masyarakat untuk menolak vaksin. Sungguh keji mereka  itu, laknatulllah.

*Dr. KH As'ad Said Ali, mantan Wakil Kepala BIN dan mantan Wakil Ketua Umum PBNU.