Konflik Laut China Selatan, Taiwan Ancam Tembak Jatuh Drone China

Konflik Laut China Selatan, Taiwan Ancam Tembak Jatuh Drone China

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Kepala Dewan Urusan Kelautan Taiwan Lee Chung-wei mengancam akan menembak jatuh pesawat tanpa awak milik China jika mereka terbang terlalu dekat.

Hal tersebut ditegaskan Lee wei merujuk pada manuver drone China yang mengitari Kepulauan Pratas yang dikendalikan Taipei di Laut China Selatan.

Menurut Lee, mereka baru-baru ini melihat pesawat tak berawak China mengelilingi Pratas, meskipun mereka belum terbang di atas pulau-pulau itu.

"Mereka tidak pernah memasuki perairan dan wilayah udara kami yang dibatasi, mereka hanya terbang di sekitar mereka pada jarak tertentu," kata Lee saat berbicara di parlemen, Rabu (7/4/2021) seperti dikutip dari Reuters.

Meskipun China tidak mengakui klaim kedaulatan Taiwan, pesawat dan kapalnya umumnya berada di luar zona terlarang Taiwan, yang membentang sejauh 6 km dari pantainya.

Menurut Lee, Penjaga Pantai akan bereaksi sesuai aturan jika pesawat tak berawak China memasuki zona terlarang itu.

"Setelah masuk itu akan ditangani sesuai aturan. Kalau perlu kita tembak."

Kepulauan Pratas terletak di ujung atas jalur air yang disengketakan, dan telah menjadi sumber perselisihan yang relatif baru antara Taiwan dan Beijing.

Taiwan mengeluhkan peningkatan aktivitas militer China di dekat wilayah mereka dalam beberapa bulan terakhir. China meningkatkan upaya untuk menegaskan kedaulatannya atas pulau yang dikelola secara demokratis itu.

Taiwan tengah berencana menggelar simulasi perang selama delapan hari ke depan dengan bantuan komputer pada bulan ini.

Simulasi ini membuka fase pertama latihan militer terbesar Taiwan tahun ini yang disebut Operasi Han Kuang.

Simulasi perang ini digelar setelah China mengatakan sebuah kapal induknya sedang melakukan latihan di perairan dekat Taiwan. Beijing menegaskan latihan semacam itu akan menjadi rutinitasnya. (Jo)