Kemenkop dan UKM Tingkatkan 6 Sektor Usaha

Kemenkop dan UKM Tingkatkan 6 Sektor Usaha

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kemenkop dan UKM akan meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal produk dari koperasi dan UMKM di enam sektor usaha.

Yakni, pertanian dan perkebunan, perikanan dan peternakan, pariwisata, kriya, kuliner, dan fesyen.

“Untuk itu, kita akan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder, di antaranya sinergi dengan kementerian dan lembaga lain, swasta, hingga organisasi non pemerintah,” kata Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM, Victoria Simanungkalit, di Jakarta, Jumat (8/2/2018).

Dengan meningkatkan nilai tambah, lanjut Victoria, diharapkan dapat menciptakan program pengembangan KUMKM Indonesia yang inklusif sehingga dampak program dirasakan para pelaku KUMKM secara maksimal dan berkelanjutan.

“Tahun lalu, kami mencatat mampu meningkatkan volume usaha KUMKM sektor riil yang terfasilitasi sebesar 29,90% serta pertumbuhan ekspor KUMKM yang difasilitasi meningkat rata-rata 12,32%,” ujar Victoria.

Yang pasti, tandas Victoria, untuk tahun 2019 ini pihaknya akan berkontribusi dalam tiga prioritas nasional pembangunan Indonesia.

Salah satunya, peningkatan nilai tambah ekonomi melalui sektor pertanian, industri dan jasa.

Lebih dari itu, pihaknya juga akan melakukan perkuatan koperasi dengan pendekatan industrialisasi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPTMS Suhadi menyebutkan pihaknya melelang sebanyak 87 ekor pedet BX (Brahman Cross) dan 13 ekor pedet peranakan Ongole (PO) dengan kualitas prima pada 15 November 2018.

Lelang pedet diperkirakan menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp1,3 miliar.

“Sistem lelang ini merupakan hal baru karena biasanya pedet dijual langsung ke Blantik atau pasar ternak,” kata Suhadi.

Panen Pedet merupakan hasil kerjasama kemitraan antara KPTMS dengan Indonesia Australia Commercial Cattle Breeding (IACCB).

“Untuk pengembangan usaha, ke depannya KPTMS berencana memiliki produk olahan daging untuk meningkatkan nilai tambah usaha peternakan sapi potong,” pungkas Suhadi. (JS)