Jokowi Jadi Imam Salat Maghrib di Tenda Pengungsi Gempa Lombok

Jokowi Jadi Imam Salat Maghrib di Tenda Pengungsi Gempa Lombok

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan penanganan para pengungsi di Dusun Karangkates, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara, Senin (13/8).

Dia meninjau beberapa tenda pengungsian korban bencana gempa. Dalam tinjauannya itu, selain berdialog, Jokowi juga berkesempatan menunaikan salat Maghrib berjemaah dengan para pengungsi.

Jokowi mengambil wudhu di tempat penampungan air bersih untuk para pengungsi. Tampak Gubernur NTB TGH Zainul Majdi turut mengambil wudhu.

Salat Maghrib kemudian dilakukan di bawah tenda yang dibangun seadanya. Sajadah juga tak banyak. Sebagai ganti sajadah, kain khas Lombok digelar untuk shaf jemaah.

Tenda tersebut juga didirikan dengan tiang-tiang dari bambu. Untuk penutupnya, dipasang ‘dinding’ yang dibuat dari plastik karung.

Saat hendak salat, awalnya Jokowi mempersilakan TGB menjadi imam. Tetapi TGB dan warga justru meminta Jokowi yang menjadi imam. Salat Maghrib pun dilaksanakan bersama warga di tenda pengungsian tersebut.

Sebelumnya, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan Jokowi menyambangi lokasi pengungsian Desa Gondang, Kecamatan Gangga.

“Di lokasi tersebut, Kepala Negara sempat berdialog dengan warga, menghibur anak-anak di tenda pengungsian, dan melaksanakan ibadah salat Magrib berjemaah bersama warga setempat,” kata Bey dalam keterangan tertulis. (MU)