Izin Baru Diurus di Kemenhub, Super Air Jet Belum Bisa Terbang

Izin Baru Diurus di Kemenhub, Super Air Jet Belum Bisa Terbang

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Novie Riyanto mengungkapkan maskapai baru Super Air Jet, belum mengantongi izin laik terbang. Saat ini, izin tersebut masih diproses oleh Kemenhub.

Sejauh ini Novie Riyanto belum bisa memperkirakan kapan izin tersebut bisa diterbitkan.

"Tergantung berapa lama, perusahaan harus buktikan dulu, pesawatnya bagaimana, kru bagaimana. Kalau bisa melengkapi bukti, perusahaan harus berikan bukti, punya ini, punya itu," ujar Novie, Senin (3/5/2021).

Selain itu, Novie juga mengungkapkan penentuan rute penerbangan belum dilakukan. 

"(Rute) ini juga belum, belum semua diizinkan, perizinan yang menilai inspektur, harus cek ke inspektur," katanya.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati juga mengatakan izin tengah diproses. Kendati begitu, ia belum bisa membagi informasi lebih lanjut mengenai afiliasi grup di maskapai baru ini.

"Semua masih proses. Secara hukum, pemilik Super Air Jet adalah PT Kabin Kita Top," ucap Adita.

Sebelumnya, Direktur Utama Super Air Jet Ari Azhari juga belum bisa membagi soal kapan dan ke mana maskapai akan mengudara. Ia hanya menyebut akan memiliki rute domestik, baru setelah itu disusul rute internasional.

Nantinya, Super Air Jet akan menjadi maskapai kelas harga rendah alias Low Cost Carrier (LCC). Perusahaan terbentuk dengan modal asli dari dalam negeri.

"Super Air Jet didirikan atas dasar optimisme bahwa peluang pasar khususnya penerbangan dalam negeri masih ada dan terbuka luas, ada permintaan yang sangat kuat dari masyarakat untuk perjalanan udara saat ini, terutama para milenial," katanya. (Jo)