Hotel Isolasi Pasien Covid-19 OTG Batal Disiapkan Pemkab Bekasi

Hotel Isolasi Pasien Covid-19 OTG  Batal Disiapkan Pemkab Bekasi
Ilustrasi hasil tes corona (foto inews.id)

JAKARTA, SENAYANPOST.COM - Rencana menyediakan hotel sebagai fasilitas isolasi mandiri bagi pasien positif covid-19 tanpa gejala atau OTG batal dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat.

Batalnya rencana itu karena Pemkab Bekasi mengklaim kasus positif covid-19 menurutn drastis.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah menjelaskan daerah tersebut telah keluar dari zona merah covid-19. Alamsyah mengatakan hal tersebut terjadi karena ledakan kasus covid-19 di klaster industri berhasil dikendalikan. 

”Kami batalkan penggunaan hotel karena jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 sudah menurun, Kabupaten Bekasi sudah tidak lagi masuk zona merah. Kita berhasil mengendalikan ledakan klaster industri,” ujar Alamsyah di Bekasi, Senin (9/11/2020).

Menurut dia pada Oktober 2020 Pemkab Bekasi berencana menggunakan sejumlah hotel sebagai tempat isolasi mandiri pasien OTG.

Namun melihat perkembangan kasus aktif, baik yang terkonfirmasi maupun kontak erat yang mengalami penurunan, rencana tersebut dibatalkan. 

"Dalam dua pekan terakhir ini, Kabupaten Bekasi sudah keluar dari zona merah penyebaran covid-19 di Jawa Barat,” katanya.

Dengan alasan tersebut, pemerintah daerah membatalkan penggunaan hotel sebagai tempat isolasi.

Dia juga mengatakan hingga kini belum ada hotel di wilayahnya yang digunakan untuk mengisolasi pasien OTG.

Sebab warga yang ingin isolasi bisa datang ke tempat karantina di Bapelkes dan Wisma Ki Hajar Dewantara.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi ini menjelaskan fasilitas isolasi mandiri di hotel akan disamakan dengan rumah sakit.

Namun karena jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus mengalami penurunan di Kabupaten Bekasi maka rencana tersebut tidak jadi.

"Kami sudah siapkan hotel sebagai tempat isolasi dan harapannya tidak digunakan. Dan itu terjadi,” ujarnya.

Sejauh ini, Kabupaten Bekasi bakal terus memaksimalkan tracing, testing, dan treatment sehingga penambahan kasus covid-19 cepat melandai dan selesai. Harapannya warga yang dinyatakan sembuh dari covid-19 juga melonjak drastis.