Hadapi Ketimpangan Digitalisasi, Pemprov Jabar Pasang 600 Titik Wifi Gratis

Hadapi Ketimpangan Digitalisasi, Pemprov Jabar Pasang 600 Titik Wifi Gratis

BANDUNG, SENAYANPOST.com – Ketimpangan digitalisasi masyarakat pedesaan dengan perkotaan menjadi salah satu problem Jawa Barat (Jabar) dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Guna menyeselesaikan masalah tersebut, Pemprov Jabar menggagas Desa Digital sebagai pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam pengembangan potensi desa, pemasaran dan percepatan akses serta pelayanan informasi.

Realisasinya, Pemprov Jabar di tahun 2019 ini akan memasang 600 titik wifi gratis, khususnya di daerah-daerah yang blank spot.

“Setelah pemasangan wifi gratis di desa, program turunan yang berkaitan dengan pelayanan publik dan arus informasi dapat berjalan dan direalisasikan secepatnya,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPM-Desa) Jabar Dedi Supandi di Bandung, Rabu (28/8/2019).

Pemasangan wifi gratis, lanjutnya, menjadi fokus pertama Pemprov Jabar. Sebab jika koneksi internet desa baik, program lainnya, seperti Sapa Warga dan One Village One Company (OVOC), dapat terealisasi.

Nantinya, seluruh pelayanan publik di desa akan didigitalisasi, koneksi internet akan dibenahi, command center dibangun, dan masyarakat desa dapat memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan sekaligus mengenalkan produk unggulan di wilayahnya.

Sejak diluncurkan oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada 10 Desember 2018, Pemprov Jabar sudah memasang wifi di desa-desa blank spot atau desa tidak memiliki koneksi internet sama sekali.