Habib Hasan Berbagi Rezeki di Hari Natal

Habib Hasan Berbagi Rezeki di Hari Natal

SOLO, SENAYANPOST.com - Pengusaha Solo, Habib Hasan Mulachela, memberikan contoh toleransi antarumat beragama dengan berbagi saat Natal di Kampung Debegan RT 1 RW 3 Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, Kamis (24/12/2020) sore.

"Kebetulan besok natal, saya berbagi dengan umat non-muslim. Saya sendiri merasakan, setiap Idul Fitri saya dapat hadiah dari teman non-muslim," kata Habib Hasan Mulachela, Kamis (24/12/2020).

Habib Hasan yang kelahiran asli Solo pada 7 Juli 1957 itu, dulunya anggota DPRD Solo dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sebelumnya, ia berbagi rezeki di Hari Lebaran dan hari besar Umat Islam lainnya seperti saat Maulid Nabi Muhammad.

Hampir setiap Ramadan, ia selalu membagi-bagikan takjil ke masyarakat menjelang buka puasa. Bahkan pada November 2020, aksinya berbagi uang dan beras di jalanan Solo sempat viral di media sosial.

"Saya gak pernah berpikir untuk viral karena tiap bulan selalu memberikan beras 2 - 3 ton ke lingkungan sekitar. Saya sudah tahunan melakukannya," ujar Habib Hasan Mulachela.

Baca Juga

Lebih lanjut, Habib Hasan Mulachela mengaku tak mengetahui mengenai video aksinya yang beredar tersebut.

"Saya gak tahu siapa yang merekam," aku Habib Hasan Mulachela.

Habib Hasan menjelaskan, saat ini tidak ada salahnya ikut membantu meringankan beban umat nonmuslim yang tidak mampu.

Habib Hasan mengatakan, manusia itu sama-sama makhluk Tuhan. Jadi, tidak ada salahnya saling berbagi.

Apalagi, menurut dia, saat ini masih Pandemi Covid-19, mereka butuh bantuan untuk meneruskan hidup.

"Saya beri beras dan uang untuk menyambung hidup," ungkapnya.

Dia berharap, seluruh umat nonmuslim bisa merayakan natal dengan lancar dan tenang, serta selalu patuh protokol kesehatan.

Habib Hasan menyatakan, ia membagikan sedekah tersebut hingga ke pelosok kampung sehingga mengetahui bagaimana kehidupan penerima sumbangan.

"Mereka tidak bekerja (saat ini) karena diberhentikan, tukang becak hanya tidur setiap hari. Apa yang mereka bawa pulang? Saya terenyuh, saya gak takut sama corona. Akan saya hadapi, toh Pemerintah menganjurkan pakai masker dan saya ikuti," papar Habib Hasan Mulachela.

Habib Hasan mengatakan, apa yang dia lakukan merupakan kewajibannya sebagai hartawan. Dia mengaku merasa kasihan kepada rakyat kecil.

“Selama saya di rumah terus, saya merasa harus berbagi. Saya merasa mampu, sebagian harta saya harus dibagikan kepada mereka, saya kasihan mereka. Mereka susah mengayun becak untuk memberikan makanan kepada keluarganya. Tapi mereka tidak ada dapat apa apa selama ini tidak ada kompensasi (dari pemerintah)," ujar Habib Hasan.

Dia berharap apa yang dia lakukan bisa diikuti oleh pengusaha yang lainnya guna membantu kesulitan ekonomi setelah adanya ancaman wabah corona.

“Saya mohon kepada teman-teman pengusaha yang mampu, tolong bantu mereka, bantu pemerintah. Sehari saya membagikan 500 kg dan Insya Allah. Saya tidak mengundang mereka. Saya menjemput. Walaupun jumlahnya kecil. Hanya 5 kg dan uang Rp100.000 per orang," aku Habib Hasan. (Jo)