Guardiola Doakan Barcelona yang Tengah Tertimpa Musibah

Guardiola Doakan Barcelona yang Tengah Tertimpa Musibah
Guardiola bersama Lionel Messi

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Barcelona kembali kena musibah, yakni skandal Barcagate yang tengah melilitnya. Pep Guardiola, eks pemain dan pelatihnya, berharap begini.

Kantor Barcelona baru saja digeledah kepolisian pada Senin (1/3/2021) waktu setempat. Pihak berwenang datang, untuk melakukan penyelidikan terkait isu Barcagate.

Apa itu skandal Barcagate? Kasus itu pertama kali mencuat pada 17 Februari 2020, sekitar setahun lalu. Media Cadena Ser yang membongkarnya.

Barcelona ketika itu diberitakan menggandeng perusahaan konsultan media, I3 Ventures. Perusahaan itu dikontrak Blaugrana, untuk meningkatkan citra klub di media sosial.

Namun, I3 Ventures juga diklaim digunakan Barcelona untuk 'memberangus' lawan-lawan presiden klub saat itu, yang masih dijabat Josep Maria Bartomeu. Menggunakan akun-akun palsu, serangan ditujukan kepada bintang-bintang klub seperti Lionel Messi, Gerard Pique, bahkan legenda macam Carles Puyol dan Pep Guardiola.

Kemudian, isu Barcagate berkembang, karena dalam proses perekrutan di Barcelona disinyalir ada tindakan korupsi. Biaya kontraknya ditenggarai dibikin bengkak mencapai 600% dari harga pasarannya.

Setelah dilakukan penyelidikan, termasuk penggeledahan kantor Barcelona, polisi menahan Bartomeu dan tiga pejabat penting lainnya. Penangkapan itu dilakukan sepekan sebelum pemilihan presiden baru dilakukan, yakni 7 Maret mendatang.

Guardiola, salah satu legenda hidup Barcelona yang kini melatih Manchester City, berharap klubnya baik-baik saja. Ia juga berharap presiden baru nanti bisa membawa perbaikan kepada Los Cules.

"Saya tahu ini situasi yang tidak nyaman dan semoga akan berakhir dengan baik. Dia [Bartomeu] sekarang tidak bersalah sampai terbukti bersalah. Satu-satunya hal yang saya khawatirkan adalah dalam seminggu ke depan, kami akan punya presiden baru. Selamat kepada ketiganya, kami berada dalam situasi yang sulit di seluruh dunia, dan di Barcelona khususnya, karena berbagai alasan. Semua orang tahu itu," kata Guardiola, dilansir beIN Sports.

"Agar memiliki keberanian untuk memimpin di tahun-tahun mendatang, saya yakin semoga sebanyak mungkin orang bisa memilih presiden yang tepat untuk memimpin klub yang luar biasa ini. Bagi saya, klub terbaik di dunia yang sedang dilanda masalah sentimental, saya yakin Barcelona akan kembali lebih kuat dengan cepat."

"Presiden baru harus bisa memimpin dengan percaya diri, bersatu dengan tim dan fans, dan itu akan menjadi klub seperti kami sekarang. Saya menantikan pemilihan Minggu depan, dan semoga presiden yang kami pilih akan baik-baik saja," ujar Pep Guardiola soal harapannya untuk Barcelona.