Erick Thohir: Kalau Izin Buka Pertashop Sulit, Pertamina Mesti Turun

Erick Thohir: Kalau Izin Buka Pertashop Sulit, Pertamina Mesti Turun
Erick Thohir

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meninjau salah satu outlet Pertashop dioperasikan oleh mitra Pertamina di Bandung, Jawa Barat.

Kunjungan tersebut terungkap melalui sebuah video yang diunggah Erick Thohir dalam akun instagram pribadinya. Ia juga sempat berbincang singkat dengan pengusaha yang membuka Pertashop tersebut.

“Jadi ini Pertashop yang ada di Jawa Barat, di Bandung, di mana yang menarik, konsep daripada shop ini di mana Pertamina bisa memberikan kesempatan pengusaha daerah untuk mengembangkan usaha,” kata Erick dalam video tersebut, dikutip pada Sabtu (10/4/2021).

Dalam perbincangan tersebut, Erick Thohir juga buka suara perihal kesulitan mendapatkan izin membuka usaha Pertashop.

“Jadi salah satunya kesulitan, bagaimana Pertashop. Nah ini Pertamina akan menjawab. Ketika perizinan ini sulit karena dianggap menjadi pom bensin besar, padahal ini kan pom bensin mini, Pertamina mesti turun,” tegasnya.

Erick juga ingin peluang usaha membuka Pertashop ini dimanfaatkan para pengusaha daerah. Ia menegaskan, Pertamina sebagai perusahaan pelat merah sudah membuka kesempatan bagi para pengusaha yang ingin bermitra.

“Pertashop kalau bisa 100 persen untuk pengusaha daerah. BUMN itu bukan eranya menara gading. Tapi secara korporasi di hulu kita harus kuat, bisa bersaing secara global tetapi di hilir bermanfaat untuk rakyat sebanyak-banyaknya,” bebernya.

Sementara itu, dalam caption yang dicantumkan pada video tersebut, ia menjelaskan bahwa kunjungannya terlaksana pada outlet Pertashop di Desa Cibodas, Lembang.

Ia mengaku bertemu langsung dengan pemilik Pertashop di sana yang biasa dipanggil teh Sopi Indrayati. Dikatakan, dengan rata-rata penjualan 650 liter per hari, kehadiran Pertashop di wilayah ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, terutama untuk akses energi.

Menurutnya, masyarakat sekitar tidak perlu jauh-jauh lagi ke SPBU yang jaraknya kurang lebih 7,5 Km dari wilayah setempat.

“Harga, kualitas dan kuantitas sama dengan SPBU. Di samping itu keberadaan Pertashop ini juga menggerakkan roda perekonomian desa dan menopang area wisata Curug Maribaya serta membuka lapangan pekerjaan di tengah-tengah pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Selain BBM, Pertashop Cibodas juga menjual lainnya seperti LPG, Lubricants, dan sebagainya. Erick menjelaskan, Pertashop memang tergolong ke dalam bisnis UMKM. Namun fasilitas yang dimiliki di lokasi tersebut cukup lengkap, seperti mushala, toilet, dan sebagainya. Bahkan terdapat Agen BRILink di Pertashop Cibodas.

“Keberadaan Pertashop memberi kesempatan untuk pengusaha daerah untuk mengembangkan usaha dan tentunya membuka lapangan pekerjaan di daerah mereka. BUMN bukan hanya harus kuat secara koorporasi namun juga harus bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.