Dunia Usaha Bangkit di Kuartal I-2021, Kata Survei BI

Dunia Usaha Bangkit di Kuartal I-2021, Kata Survei BI
Ilustrasi

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Bank Indonesia (BI) merilis data hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU). Hasilnya, kegiatan usaha masih mengalami kontraksi (pertumbuhan negatif) pada kuartal IV-2020, tetap bisa bangkit pada kuartal berikutnya.

"Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan bahwa kegiatan dunia usaha membaik pada triwulan IV 2020, meskipun masih dalam fase kontraksi. Hal ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pada triwulan IV 2020 sebesar -3,90%, membaik dari -5,97% pada triwulan III 2020," sebut keterangan tertulis BI, Rabu (12/1/2021).

Perbaikan kegiatan usaha pada kuartal IV-2020, lanjut laporan BI, didorong oleh kinerja sejumlah sektor yang tumbuh positif, yaitu sektor Pengangkutan dan Komunikasi; Keuangan, Real Estat dan Jasa Perusahaan; Listrik, Gas dan Air Bersih, serta Jasa-jasa.

Selain itu, sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran: sektor Industri Pengolahan dan sektor Konstruksi terindikasi membaik. Perbaikan kondisi kegiatan usaha didukung oleh permintaan yang meningkat saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan tahun baru, ketersediaan bahan baku produksi, dan peningkatan jumlah pelanggan baru di subsektor listrik.

"Sejalan dengan perkembangan SKDU, survei penggunaan tenaga kerja dan kondisi keuangan dunia usaha membaik pada triwulan IV 2020, dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Sementara itu, kapasitas produksi terpakai mencapai 71,96% pada triwulan IV 2020, cenderung stabil dibandingkan dengan capaian pada triwulan sebelumnya," lanjut keterangan BI.

Pada kuartal I-2021, responden memprakirakan kegiatan usaha akan mencatat kinerja positif dengan SBT sebesar 7,68%. Berdasarkan sektor ekonomi, peningkatan diperkirakan terjadi pada seluruh sektor ekonomi, terutama sektor Keuangan, sektor Real Estate & Jasa Perusahaan, serta sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan dan Perikanan.