Diduga Terkait Pendanaan Terorisme, Densus Geledah Yayasan Ishlahul Umat Lampung

Diduga Terkait Pendanaan Terorisme, Densus Geledah Yayasan Ishlahul Umat Lampung

LAMPUNG, SENAYANPOST.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggeledah Yayasan Ishlahul Umat Lampung di Jalan Kantor Pekon Klaten, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, Kamis (4/1/2021).

Penggeledahan Yayasan Ishlahul Umat Lampung ini sebagai tindaklanjut dari penangkapan tiga orang terduga teroris di Lampung yang diduga terlibat jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI).

Ketiga terduga teroris yang sudah ditangkap itu, masing-masing SU (61) warga Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, SK (59) warga Hajimena, Lampung Selatan dan DRS (47) warga Wonokrio, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.

Dari dalam kantor yayasan yang diduga menjadi tempat pendanaan jaringan radikal ini, petugas menyita ratusan kotak amal terbuat dari aluminium, spanduk, baju organisasi, buku-buku agama, papan tulis dan barang lainnya.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, yang hadir dalam penggeledahan, didampingi Kapolres Pringsewu, AKBP Hamid Andri Soemantri menyebut, Kantor Yayasan Ishlahul Umat Lampung sebelumnya LAZ BM ABA.

Baca Juga

"Kantor dari Yayasan Ishlahul Umat Lampung sebelumnya sebagai LAZ BM ABA," kata Zahwani Pandra Arsyad. 

Penggantian nama dari LAZ BM ABA menjadi Yayasan Ishlahul Umat Lampung karena keberadaan kotak amal LAZ BM ABA yang digunakan untuk mendanai kegiatan terorisme diketahui.

Nama yayasan tersebut didirikan dari Januari 2020 dan didaftarkan secara resmi dengan nama Ishlahul Umat Lampung. Meski berubah nama namun yayasan ini juga menyebar kotak amal.

Salah satu warga sekitar mengetahui pemilik yayasan itu berinisial LF. Sepengetahuan warga, yayasan yang sudah ada sejak tiga tahun lalu tersebut difungsikan untuk kegiatan sosial dan keagamaan, tidak mengetahui jika untuk mendanai dugaan kegiatan terorisme.