Di Tengah Pandemi, Kepercayaan UMKM kepada Pemerintah Makin Tumbuh

Di Tengah Pandemi, Kepercayaan UMKM kepada Pemerintah Makin Tumbuh
Teten Masduki

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi indeks kepercayaan para pelaku UMKM kepada Pemerintah terus meningkat di tengah pandemi covid-19 sehingga sejumlah program direspons positif dan mendatangkan dampak yang baik.

Hal itu disampaikan MenkopUKM Teten Masduki saat menjadi Keynote Speech Menteri Koperasi dan UKM Infobank: UMKM Millennial Summit 2021 Unlocking The Power Of SMEs “Membangun Ekosistem dan Akses Keuangan Bagi UMKM” secara daring di Jakarta, Kamis (6/5/2021).

“Pelaku UMKM optimis dan yakin Pemerintah mampu menangani dampak Covid-19 dengan baik,” kata Teten.

Hasil survei BRI Micro & SME Indeks (BMSI Q1-menunjukkan Indeks Kepercayaan pelaku UMKM kepada Pemerintah (IKP) terus meningkat dari 126,8 di Q3 2020 menjadi 136,3 di Q4 2020.

“Kalau kita lihat survei BPS, Covid-19 berdampak pada 84,2% UMK yang mengalami penurunan pendapatan, lebih dari 80% mengalami penurunan permintaan; 42% memberhentikan sebagian pekerja; dan 46,5-52,3% mengurangi biaya utilitas termasuk listrik, gas, air, komunikasi,” kata Teten Masduki.

Ia mengatakan, penyelamatan sektor UMKM menjadi perhatian serius pemerintah untuk mencegah bertambahnya angka pengangguran dan kemiskinan.

Di dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional atau PEN 2020, UMKM mendapat porsi cukup besar, yakni sekitar Rp123,46 T atau 20% dari total anggaran PEN. Di 2021, Anggaran PEN untuk dukungan UMKM dan koorporasi dianggarkan sebesar Rp191,13 T atau 27% dari total pagu anggaran.

Program untuk UMKM tersebut, di antaranya subsidi bunga kredit, penempatan dana pada bank umum untuk pembiayaan UMKM, penjaminan modal kerja bagi UMKM, keringanan pajak, pembiayaan modal kerja bagi Koperasi melalui LPDB KUMKM, dan Banpres Produktif Usaha Mikro. (Jo)