Bergaji Lebih dari 2 Miliar Per Pekan, Bintang Liverpool Tak Segan Bersihkan Toilet Masjid

Bergaji Lebih dari 2 Miliar Per Pekan, Bintang Liverpool Tak Segan Bersihkan Toilet Masjid
Mirror

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Sadio Mane dikenal sebagai muslim yang taat seperti rekannya di Liverpool Mohamed Salah. Pemain asal Senegal itu juga rajin menjalankan ibadahnya. Dan, bersama Salah, Mane kerap masuk kamar ganti untuk salat.

Menariknya, pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengaku tidak pernah terganggu dengan aktivitas keagamaan para pemainnya.

"Tidak ada masalah dengan puasa para pemain saya. Saya menghormati agama mereka, mereka selalu luar biasa," katanya.

Selain perilaku di luar lapangan, mantan pemain Southampton itu juga tampil cukup mengesankan untuk klub dan negaranya belakangan ini. Tidak mengherankan kalau Mane baru saja terpilih sebagai Pemain Terbaik Afrika 2019.

Penghargaan itu adalah yang pertama bagi Mane dalam kariernya. Ia berhasil mengalahkan rekan satu timnya Mohamed Salah dan winger Manchester City Riyadh Mahrez.

Meski begitu Mane bukanlah sosok yang glamour. Ia bahkan kerap disanjung karena kerendahan dan kemurahan hatinya.

Bersihkan Toilet

Saking rendah hatinya, Sadio Mane pernah tertangkap kamera sedang membersihkan toilet sebuah masjid di Liverpool. Mane bersama dengan sejumlah orang membersihkan toilet hingga area wudu.

Aksi bersih-bersih toilet itu terjadi setelah Liverpool menang atas Leicester dalam laga lanjutan Liga Inggris pada awal September 2018 lalu. Video itu viral di media sosial dan sang pemain mendapat banyak pujian atas aksinya.

Bergelimang Harta

Sebagai pemain sepak bola yang sukses, Mane tentu saja bergelimang harta. Ia bisa dengan mudah membeli barang-barang mewah. Namun, berbeda dengan kebanyakan pesepak bola lainnya, Mane mengaku tidak suka dengan kemewahan.

"Mengapa saya menginginkan sepuluh Ferrari, 20 jam tangan berlian atau dua pesawat? Apa yang akan dilakukan benda-benda ini untuk saya dan bagi dunia?" kata Mane dikutip dari Nsemwoha.com.

"Saya lapar dan saya harus bekerja di lapangan, saya bertahan di masa-masa sulit, bermain sepak bola tanpa alas kaki, saya tidak memiliki pendidikan dan banyak hal lainnya, tetapi hari ini dengan apa yang saya peroleh berkat sepak bola, saya dapat membantu warga saya.

Bangun Sekolah

"Saya membangun sekolah, stadion, memberikan pakaian, sepatu, makanan untuk orang-orang yang sangat miskin. Sebagai tambahan, saya memberikan 70 euro per bulannya kepada seluruh orang di kawasan yang sangat miskin di Senegal dan ini sangat membantu ekonomi keluarga mereka," imbuh Mane.

"Saya tak perlu memperlihatkan mobil-mobil mewah, rumah mewah, perjalanan, dan bahkan pesawat. Saya lebih suka orang-orang saya menerima sedikit dari hidup yang diberikan kepada saya."