Begini Rekam Kegiatan Anies di Publik Sebelum Terkonfirmasi Positif Covid-19

Begini Rekam Kegiatan Anies di Publik Sebelum Terkonfirmasi Positif Covid-19
CNN Indonesia

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Hasil tes usap, swab test, berdasarkan Polymerase Chain Reaction (PCR) pada Senin (30/11), mengonfirmasi bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan positif Covid-19. Dirinya meminta agar pihak yang pernah bertemu dengannya, juga melakukan langkah-langkah yang diperlukan. Seperti isolasi mandiri dan tes usap PCR.

"Bagi siapapun yang pernah bertemu saya dalam beberapa hari terakhir, bisa kontak ke puskesmas terdekat untuk menjalani swab test," ujar Anies melalui video dan keterangan tertulis, Selasa (1/12).

Selama satu minggu terakhir, Anies mempublikasi aktivitasnya di luar lingkup Balai Kota. Merdeka.com merangkum kegiatan Anies selama dua minggu terakhir. Terhitung sejak 16 - 29 November 2020. Berdasarkan catatan, aktivitas Anies yang terpublikasi pada 17 November.

Pada Selasa, 17 November Anies datang ke Mapolda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan penyelidik terkait kerumunan yang melibatkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab.

Pada Rabu 25 November, Anies menghadiri musyawarah nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Sultan. Acara itu juga dihadiri Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Pada kesempatan itu, Anies mengapresiasi ketertiban MUI dalam penerapan protokol kesehatan.

Acara yang digelar di Hotel Sultan, panitia Munas hanya menghadirkan sedikit tamu undangan. Dari kapasitas 50 persen yang diizinkan Pemprov di masa PSBB transisi, hadirin yang datang hanya 25 persen.

"Saya sampaikan secara khusus apresiasi kepada MUI dan panitia Munas yang tegakkan protokol kesehatan dengan baik. Menurut ketentuan yang ada 50 persen kapasita, dan sekarang hanya digunakan 25 persen kapasitas," ucap Anies, Rabu (25/11).

Pada Kamis 26 November, Anies menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD DKI. Agenda tersebut adalah penyerahan KUA-PPAS 2021 senilai Rp 82,5 triliun.

"Penyusunan APBD tahun 2021 masih terfokus pada penanganan pandemi Covid-19. Kita sama-sama belum bisa memperkirakan dan mengetahui secara pasti apakah pandemi berakhir tahun 2021 mendatang. Untuk itu, dengan ini akan ada penyesuaian anggaran di tahun 2021,” ujar Anies, Kamis (26/11).

Anies juga menyampaikan kebijakan umum dalam rancangan tersebut yang meliputi kebijakan Pendapatan Daerah, Belanja Daerah, dan Pembiayaan Daerah. Untuk Pendapatan Daerah akan diarahkan kepada peningkatan pendapatan asli daerah, pengelolaan dana transfer, dan peningkatan lain-lain Pendapatan Daerah.