BBM di Enggano Langka, Penyaluran Terkendala Cuaca Buruk

BBM di Enggano Langka, Penyaluran Terkendala Cuaca Buruk

BENGKULU, SENAYANPOST.com – Akibat cuaca buruk berupa gelombang tinggi yang melanda perairan Bengkulu hingga Samudera Hindia bagian barat, PT Pertamina Depo Bengkulu terpaksa menunda penyaluran bahan bakar minyak untuk masyarakat di pulau terluar Enggano, Provinsi Bengkulu.

“Gelombang tinggi yang melanda perairan Bengkulu membuat kapal menunda berlayar sehingga BBM juga belum bisa dikirim,” kata Manajer External Communication PT Pertamina wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Arya Dwi Paramita, di Bengkulu, Senin (23/7/2018).

Ia menyebut, dalam dua pekan terakhir, kondisi cuaca buruk, yakni ketinggian gelombang mencapai 3-4 meter membuat kapal feri Pulo Tello menunda berlayar dengan alasan keselamatan pelayaran.

Menurutnya, stok yang akan dikirim selalu siap sedia. Untuk sekali pengiriman, 15 kiloliter premium dan 10 kiloliter pertalite disalurkan untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat Pulau Enggano. Namun pengiriman BBM melalui jalur laut ke pulau yang berada di tengah Samudera Hindia itu bergantung pada kondisi cuaca. Sehingga pengirimannya tidak bisa dipaksakan.

Sebelumnya, warga yang bermukim di Pulau Enggano mengeluhkan kekosongan pasokan BBM, baik di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) maupun di warung pengecer. “Sudah dua minggu ini BBM langka sehingga mengganggu aktivitas masyarakat,” kata Edward Kahuau, warga setempat.

Baca Juga

Kelangkaan BBM di tingkat SPBU, menurut dia, sudah terjadi sejak 18 Juni 2018 atau sebulan terakhir. Sedangkan kelangkaan di tingkat pengecer mulai terjadi pada 25 Juni dan hingga saat ini belum ada penambahan pasokan dari Pertamina di Bengkulu. (JS)