Bangkit dari Pandemi Covid-19, Menkop Ajak Milenial Berwirausaha

Bangkit dari Pandemi Covid-19, Menkop Ajak Milenial Berwirausaha

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pandemi Covid-19 menimbulkan banyak dampak dan tantangan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun banyak juga  UMKM yang beradaptasi dan berinovasi hingga bangkit dan pulih dari dampak pandemi. 

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, banyak contoh kasus UMKM yang beradaptasi dan berinovasi dapat bangkit dan pulih dari dampak pandemi. 

"Kebutuhan lapangan kerja baru bagi masyarakat dan perbaikan kesejahteraan tetap krusial, di sinilah peran wirausaha dibutuhkan," tegas Teten Masduki, dalam pembukaan Festival Kewirausahaan Astra 2021 secara daring, di Jakarta, Rabu (28/7/2021). 

Berdasarkan data dari UNDP dan FE UI, dampak Covid-19 telah membuat 9 dari 10 pelaku UMKM mengalami penurunan permintaan, 2 dari 3 UMKM mengalami penurunan pendapatan, lebih dari 80% mencatat margin keuntungan lebih rendah, lebih dari 53% UMKM mengalami penurunan nilai aset, dan sebagian besar UMKM kesulitan mendistribusikan produknya. 

Namun demikian sekitar 44% UMKM yang disurvei telah bergabung dengan pasar online. 

Menurut MenkopUKM, saat ini UMKM mendominasi terhadap postur pelaku usaha. Jumlah UMKM lebih dari 64 juta unit atau 99,9% dari populasi pelaku usaha, menyumbang penyerapan tenaga kerja hingga 97%, dan kontribusi terhadap PDB sebesar 61%. 

Namun menurutnya, rasio kewirausahaan Indonesia masih rendah di 3,47% atau masih di bawah negara-negara ASEAN seperti Thailand (4,26%), Malaysia (4,74%), dan Singapura (8,76%). 

Ia menegaskan, dalam RPJMN 2020-2024, penguatan kewirausahaan, UMKM dan Koperasi masuk ke dalam Agenda I Memperkuat Ketahanan Ekonomi untuk Pertumbuhan yang Berkualitas dan Berkeadilan, dengan target indikator rasio kewirausahaan nasional sebesar 3,9% pada 2024 dan pertumbuhan wirausaha sebesar 4% pada 2024. (Jo)