Apa Alasan Wulan Guritno Gugat Cerai Adilla Dimitri?

Apa Alasan Wulan Guritno Gugat Cerai Adilla Dimitri?
Wulan Guritno

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Kabar mengejutkan datang dari bintang film Wulan Guritno yang menggugat cerai suaminya, Adilla Dimitri ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Sampai detik ini, belum diketahui apa alasan Wulan Guritno menggugat cerai Adilla Dimitri. Selama 12 tahun menikah, mereka terlihat baik-baik saja. Mungkinkah Wulan Guritno menceraikan Adilla karena adanya orang ketiga?

Saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (18/3/2021) Wulan Guritno tak mau berkomentar. Wanita berusia 39 tahun itu hanya terdiam ketika ditanyakan soal dugaan orang ketiga.

Wulan Guritno mengklaim kalau hubungannya dengan Adilla baik-baik saja. "Kan kalian masih lihat di Instagram aku, anak dan kita masih baik-baik saja," kata Wulan Guritno.

Lalu, apakah Wulan dan Adilla sudah sepakat soal perceraian? Wanita kelahiran London, 14 April 1981 itu tak mau bicara banyak. "Ini masih proses, doain aja boleh ya?," ucapnya.

Hanya saja saat ini Wulan Gurtino memastikan bahwa ia dan Adilla Dimitri bisa berteman dan bersahabat, jika pernikahan mereka tak bisa dipertahankan.

"Dalam arti ini, dalam arti hubungan pertemanan, persahabatan, keluarga kedepannya. Sudah ya, makasih," ujar Wulan Guritno.

Diberitakan sebelumnya, Wulan Guritno mendaftarkan gugatan cerainya ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan untuk berpisah dari Adilla Dimitri secara eCourt atau online, pada 25 Februari 2021.

Gugatan cerai Wulan Gurtino diterima petugas Pengadilan dengan diberikan nomor perkara 916/Pdt.G/2021/PAJS. Wulan Guritno melepas status jandanya yang menikahi dengan Adilla Dimitri pada 27 Maret 2009.

Selama hampir 12 tahun menikah, Wulan Guritno dikaruniai dua orang anak dari Adilla Dimitri, bernama London Abigail Dimitri dan Jeremiah Alric Dimitri. Mendengar pemberian nama itu, Aprilia Manganang tampak antusias. Ia langsung merespons cepat berkata siap. Istri Andika Perkasa pun kembali menjelaskan asal usul nama Lanang.

Ia menyebut, nama itu berasal dari bahasa Jawa. Ia mengaku, memiliki harapan besar Aprilia Manganang menjadi seorang pria sejati yang bisa dia banggakan. "Itu bahasa Jawa. Jadi saya harap dengan nama Lanang ini, Manganang menjadi lelaki sejati."

"Saya kemarin bilang sama Bapak, saya ingin Bapak mendidik Lanang untuk menjadi lelaki yang bisa menjadi kebanggaan saya," katanya.

Kemudian, istri KSAD juga menjelaskan, memilih nama untuk Aprilia Manganang bukan hal mudah. Ia mengaku, mendapatkan nama itu atas doanya.

Ia mendoakan Manganang bisa hidup sebagai laki-laki sesuai kodratnya. Hetty Perkasa tampak menahan tangis saat mengutarakan pernyataannya. Suaranya bergetar dan nyaris menangis.

"Memilih nama ini enggak gampang karena ini adalah doa saya, mendoakan kamu supaya menjadi lelaki sejati. Lelaki sejati sesuai kodrat yang Tuhan buat untuk kamu karena kamu lahir sebagai lelaki."

"Kamu lahir sebagai lelaki, saya dan Bapak ingin membantu kamu untuk menjalani apa Tuhan berikan untuk kamu sebagai seorang laki-laki," katanya terlihat menahan tangis.

Sosok Kakak Aprilia Manganang Dikira Laki-laki

Nama Aprilia Manganang sejak kemarin menjadi trending topic. Ini karena ia yang semula dikenal berjenis kelamin perempuan ternyata laki-laki. Aprilia Manganang sebelumnya dikenal sebagai pemain bola voli.

Ia juga pernah memperkuat Timnas Bola Voli Putri Indonesia di berbagai ajang kejuaraan. Aprilia bahkan sempat bermain di Liga Thailand. Aprilia kemudian memutuskan pensiun dari dunia bola voli profesional dan memilih fokus menjadi anggota TNI karena ia menjadi anggota Kowad.

Ternyata, Aprilia Manganang juga punya kakak perempuan. Namanya Amasya Manganang. Sama seperti Aprilia, Amasya juga merupakan atlet bola voli. Saat masih aktif bermain, Aprilia sering berhadapan dengan kakaknya.

Uniknya, Amasya juga kerap berpenampilan macho seperti sang adik Aprilia Manganang. Ditulis Tribun Manado tiga tahun lalu, sosok sang kakak pun tak jauh berbeda dengan April yang memiliki paras dan perawakan yang kekar serta macho.

Keduanya pun sering berpenampilan tomboi dengan menggunakan kaos dan celana. Mereka juga jarang atau bahkan tidak pernah terlihat menggunakan rok atau pakaian feminin lainnya seperti perempuan pada umumnya.

Namun, ternyata pada masa kecil mereka, kedua kakak beradik Manganang ini pernah tampil sangat manis. Melalui Instagram pribadi Aprilia Manganang, ia pernah mengunggah foto masa kecil mereka berdua.

Ia mengunggah potret dirinya dan juga sang kakak, Amasya yang sepertinya baru saja merayakan ulang tahun seseorang. Hal itu terlihat dari adanya kue ulang tahun dengan angka 8 di depan mereka.

Amasya pun merangkul sang adik dan keduanya tersenyum manis pada kamera. "Semua itu rencana Tuhan dan apa yang terjadii sekarang itu anugerah yang diberikan Tuhan amin," kata Aprilia Manganang melalui Instagramnya.

Kali ini kakak beradik Manganang terlihat sedikit berbeda dari biasanya. Sebagai pemain voli keduanya kerap bertemu sebagai musuh di lapangan. Seperti terjadi saat Jakarta PGN Popsivo menghadapi Jakarta Electric PLN pada seri kesatu putaran pertama kompetisi bola voli Pertamina Proliga 2015 di Balikapapn, Kalimantan Timur, 8 Februari.

Amasya Manganang yang memperkuat Popsivo melawan sang adik, Aprilia S Manganang, di kubu Electric PLN.

Laga ini sepertinya benar-benar menjadi panggungnya Amasya dan Aprilia, meski ada satu lagi pemain yang menjadi sorotan, yakni Ana Paula Lopes Ferreira, pemain asing Popsivo asal Brasil.

Baik Amasya maupun Aprilia saling tak mau kalah dalam melancarkan smes-smes keras. April begitu dominan dalam menyumbang poin untuk Electric PLN. Sementara Amasya mampu menutup serangan Popsivo ketika Ana Paula berada di posisi belakang.

"Kalau di rumah, kami memang kakak adik. Tetapi kalau sudah di lapangan, saya adalah musuhnya," kata Aprilia

"Saya ingin membuktikan bahwa saya lebih baik daripada kakak saya." lanjutnya.

Sebelum pertandingan, baik Amasya dan Aprilia mengaku tidak saling bicara walau hanya lewat sambungan telepon. "Sampai pertandingan tadi, kami belum pernah kontak," tutur Aprilia yang diiyakan Amasya dalam wawancara terpisah.

"Kami juga tidak pernah membicarakan permainan kami, walau sekadar memberikan masukan. Loe-loe, gue-gue aja," tambah Amasya dengan tertawa.

Keduanya juga mengatakan tidak tertarik untuk bermain bersama dalam satu tim.

"Tidak cocok, sama-sama egois, tak ada yang mau mengalah," tutur Aprilia sambil tertawa lepas.

"Kalau satu tim bisa berantem," ucap Amasya sambil tersenyum.

Sejak bermain di Proliga, baik Aprilia dan Amasya tercatat sudah empat kali bertemu. "Ya perasaanya seperti biasa. Ya, intinya saya senang bisa menang," ujar Amasya yang tiga tahun lebih tua dari Aprilia.