36 Warga Ngrangsan Sleman Positif Covid, Diduga Berawal dari Yasinan

36 Warga Ngrangsan Sleman Positif Covid, Diduga Berawal dari Yasinan
Petugas mengevakuasi warga yang positif corona di Ngrangsan, Selomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. (Foto/kumparan)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Kasus corona Covid-19 di Kabupaten Sleman, DIY, masih tinggi. Bahkan, di Ngrangsan, Selomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, dilaporkan 36 warga positif corona.

Menurut Lurah Selomartani, Nur Hidayati, kasus ini bermula dari tiga warga yang masih satu keluarga dirawat di rumah sakit pada akhir Mei lalu. Sekitar sepekan kemudian salah satunya meninggal dunia.

Acara yasinan kemudian digelar keluarga pada 2 Juni lalu dengan mengundang sejumlah keluarga dan tetangga. Ternyata pada 3 Juni, hasil PCR tiga pasien yang dirawat sebelumnya positif corona.

"Kenanya (virus) dari mana belum kita ketahui. Setelah hasilnya (PCR pasien) keluar, padahal semalamnya sudah yasinan," kata Nur, Jumat (11/6/20s1).

Mendapati hal itu, Satgas COVID-19 setempat lantas melakukan penelusuran. Sejumlah orang dites swab PCR. Didapati total ada 36 orang positif corona di wilayah tersebut.

"Pertama itu 12 kasus, kemudian di-tracing tambah 23," jelasnya.

"Total kasus aktif 35 dan 1 orang meninggal," urainya.

Dia menjelaskan para warga ini berasal dari beberapa RT tetapi masih satu RW. Mereka kemudian menjalani isolasi di Fasilitas Kesehatan Darurat COVID-19 (FKDC) Rusunawa Gemawang. Sebagian lagi menjalani isolasi mandiri di rumah.

Meski puluhan warga positif corona, Satgas COVID-19 setempat tidak menerapkan mini lockdown. Namun tetap memperketat pembatasan kegiatan di kampung tersebut.

"Tidak lockdown, tapi pembatasan. Sudah kita sampaikan, yang tidak penting sekali tidak usah keluar (kampung)," jelasnya dilansir kumparan.