14 Juta Orang Indonesia Belum Punya Rumah Layak Huni

14 Juta Orang Indonesia Belum Punya Rumah Layak Huni
Rumah

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, terdapat 14 juta masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Indonesia yang belum memiliki rumah layak huni.

"Kita harus siapkan rumah layak huni. Jadi masih ada 14 juta dari 70 juta orang yang belum memiliki rumah layak huni," kata Basuki dalam diskusi bertajuk 'Mendorong pemulihan ekonomi nasional melalui sektor perumahan' di Jakarta, Selasa (29/12/2020).

Basuki menjelaskan, memiliki rumah layak huni sangat penting bagi terutama bagi MBR untuk menjamin kesehatan dan keamanan hidup mereka. Dengan rumah layak huni, produktifitas warga meningkat. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 seperti ini, di mana banyak warga yang melakukan aktivitasnya di rumah.

"Ini akan terus kita upayakan melalui program yang ada saat ini. Kita perlu menyediakan rumah yang sehat, agar warganya lebih produktif," imbuh Basuki.

Karenanya, Basuki menegaskan, pembangunan rumah layak huni ini masih akan menjadi fokus program perumahan Kementerian PUPR pada tahun 2021.

Program ini meliputi peningkatan kesehatan lingkungan dan masyarakat dengan mengembangkan perumahan yang layak huni, berkualitas, terjangkau, dan juga mengembangkan pemukiman yang sehat dan produktif.

Selanjutnya, yaitu pengembangan prasarana dan sarana air bersih, sanitasi dan persampahan. Kemudian, pengembangan perumahan khususnya untuk MBR dengan skema pembiayaan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 sektor perumahan, pemerintah menargetkan 70 persen masyarakat di Indonesia dapat memiliki akses terhadap perumahan dan pemukiman layak, aman serta terjangkau.

"Target seluruhnya tercapai pada 2024," sambung Basuki.

Sedangkan hingga 2019 lalu, akses kepemilikan rumah layak huni tercatat baru mencapai 54,75 persen dan ditargetkan akan bertambah 13,25. Dengan demikian, skses kepemilikan rumah layak huni dapat mencapai 70 persen pada 2024 mendatang.