1 Remaja Tewas dan 4 Terluka Akibat Petasan Meledak 

1 Remaja Tewas dan 4 Terluka Akibat Petasan Meledak 
Petasan Meledak 

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Sebuah petasan berukuran cukup besar meledak di Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Seorang anak baru gede (ABG) tewas dan empat orang lainnya luka parah. 
 
Dilansir dari MediaIndonesia.com, korban tewas di tempat kejadian adalah Muhammad Zyahrul Hikam (15). Sementara, empat remaja lainnya masih menjalani perawatan di RSI Pekajangan dan RSUD Kraton, Pekalongan, pada Kamis, 6 Mei 2021.

Rata-rata korban mengalami luka cukup parah di beberapa bagian tubuhnya akibat ledakan petasan berukuran besar.
 
Berdasarkan informasi warga sekitar, ledakan petasan terdengan cukup keras hungga mencapai beberapa ratus meter.  

"Bahkan guncangan cukup besar menyebabkan kaca jendela bangunan sekitar pecah," kata seorang warga di sekitar lokasi kejadian.
 
Ketika warga keluar dan melihat di lokasi kejadian, ungkap warga lain yang enggan disebutkan namanya, sudah melihat lima remaja terkapar dengan bersimbah darah dari luka di sekujur tubuhnya. Satu orang diantaranya meninggal di lokasi kejadian. 
 
"Warga beramai-ramai membawa para korban ke rumah sakit," ucap dia. 
 
Petugas dari Polres Pekalongan, Polsek Buaran dan dibantu petugas dari Brimob Kalibanger terlihat di lokasi untuk mengumpulkan barang bukti serta memeriksa saksi di lokasi kejadian. Mereka akan melakukan penyelidikan dan pemeriksaan, namun sangat disayangkan petugas cukup mengalami kesulitan karena lokasinya sudah dibersihkan.
 
Namun, beberapa saksi telah diperiksa dan beberapa barang bukti terkait seperti kain pel yang digunakan untuk membersihkan darah korban serta puing bangunan yang rusak berhasil ditemukan. Sementara, keempat ABG yang luka belum dapat diperiksa karena masih menjalani perawatan intensif.
 
"Kita masih lakukan penyelidikan kasus ini, apalagi ada satu korban tewas dan empat remaja yang luka," ujar Kepala Polres Pekalongan Ajun Komisaris Besar (AKB) M Irwan Susanto.